Selasa, 26 November 2019

AUTOCAD 2D : Menggambar Connecting Rod

Dalam sebuah mesin piston, batang piston (bahasa Inggris:connecting rod atau conrod) menghubungkan piston ke crank atau poros engkol. Bersama dengan crank, sistem ini membentuk mekanisme sederhana yang mengubah gerak lurus/linear menjadi gerak melingkar.

Batang piston juga dapat mengubah gerak melingkar menjadi gerak linear. Dalam sejarahnya, sebelum ada pengembangan mesin, batang piston digunakan untuk hal ini terlebih dahulu.

Karena batang piston itu kaku, maka ia dapat meneruskan tarikan dan dorongan, sehingga batang pistonnya dapat merotasi crank melalui kedua bagian dari revolusi, yaitu tarikan piston dan dorongan piston. Mekanisme generasi awal, misalnya pada rantau, hanya dapat menarik. Dalam beberapa mesin 2 tak, batang pistonnya hanya digunakan untuk mendorong.

Sekarang ini, batang piston paling umum ditemukan pada mesin-mesin pembakaran dalam, seperti pada mesin mobil. Desain batang piston sekarang ini berbeda dengan batang piston zaman dahulu yang digunakan pada mesin uap dan mesin lokomotif.

Didahului menggambar lingkaran-lingkaran di bagian bawah.
  1. Ketik C,
  2. Klik di sebarang tempat untuk titik tengah lingkaran,
  3. Ketik R, 
  4. Ketik 35
Klik icon Zoom Extents
  1. Ketik C (klik icon Circle)
  2. Klik titik tengah lingkaran R35
  3. Ketik 33
  4. Klik icon Circle
  5. Klik titik tengah lingkaran R35
  6. Ketik 30
  1. Klik icon Line
  2. Buat garis dari  Quadrant kiri ke Quadrant kanan pada lingkaran R35
  3. Klik icon Offset
  4. Ketik angka 4
  5. Klik garis pada lingkaran R35
  6. Geser kursor ke bawah lalu klik, sehingga terbuat garis berjarak 4 di bawahnya
Klik icon Trim lalu enter, dan lakukan pemotongan pada lingkaran dan garis yang tidak diperlukan sehingga membentuk gambar :
 

  1. Klik icon Line
  2. Klik titik tengah lingkaran R35
  3. Ketikkan @152<90 enter 2x
Klik icon Zoom Extents
  1. Klik icon Circle
  2. Klik titik ujung dari garis 152 yang baru dibuat
  3. Ketik 20
  4. Klik icon Circle
  5. Klik titik ujung dari garis 152 yang baru dibuat
  6. Ketik 16
  7. Klik icon Circle
  8. Klik titik ujung dari garis 152 yang baru dibuat
  9. Ketik 22

Klik icon Offset, ketikkan angka 11
  1. Klik pada garis tengah
  2. Geser kursor ke kanan lalu klik
  3. Klik kembali garis tengah
  4. Geser kursor ke kiri lalu klik
Klik icon Line, lalu buat garis dari Quadrant kanan ke Quadrant kiri pada lingkaran R22

Klik icon Offset, ketikkan huruf T
  1. Klik pada garis tengah pada lingkaran R22 yang baru dibuat
  2. Geser kursor ke titik persilangan garis 152 dengan lingkaran R20. lalu klik
Klik icon Offset, ketikkan angka 12.5
  1. Klik pada garis yang baru dibuat pada lingkaran R20
  2. Geser kursor ke bawah lalu klik
Klik icon Offset, ketikkan angka 75
  1. Klik pada garis yang baru dibuat pada Offset 12.5
  2. Geser kursor ke bawah lalu klik
 Klik icon Circle
  1. Klik pada garis yang 12.5
  2. Ketik angka 4
  3. Klik lagi pada garis yang 12.5
  4. Ketik angka 7
Klik icon Copy
  1. Blok lingkaran R4 dan R7
  2. Klik titik tengah lingkaran
  3. Geser kursor ke bawah ke titik garis 75, lalu klik
Klik icon Line
  1. Buat garis dari Quadrant lingkaran R7 atas kiri ke Quadrant lingkaran R7 bawah kiri
  2. Buat juga yang sama pada bagian kanan
  3. Buat garis dari Quadrant lingkaran R4 atas kiri ke Quadrant lingkaran R4 bawah kiri
  4. Buat juga yang sama pada bagian kanan
Klik icon Trim, enter, lalu lakukan pemotongan-pemotongan, sehingga berbentuk seperti pada gambar di samping ini.

Klik icon Fillet
  1. Ketik R
  2. Ketik angka 50
  3. Klik pada lingkaran R35 dan garis yang melaluinya
  4. Buat lingkaran R35 sebagai pengganti lingakarn yang terpotong
  5. Klik icon Fillet
  6. Klik pada lingkaran R35 yang baru dan garis satunya yang melaluinya
Klik icon Trim, enter, lalu lakukan pemotongan sehingga terlihat seperti gambar di samping ini.


Klik icon Fillet
  1. Ketik R
  2. Ketik angka 11
  3. Klik pada lingkaran R20 dan garis yang melaluinya yang sebelah kiri
  4. Klik icon Fillet, lalu klik pada lingkaran R20 dan garis yang melaluinya yang sebelah kanan
Lakukan pemotongan juga pada bagian lingkaran R22, sehingga terlihat seperti gambar di samping.

Setelah dilakukan penghapusan dan penyelesaiannya gambar akan berbentuk seperti gambar di bawah ini.

Rabu, 20 November 2019

DASAR DESAIN GRAFIS BAB-4

BAB. 4


Melakukan porses scan gambar/ilustrasi/teks dengan alat scanner.

Dari mesin foto copy kita sudah tahu fungsinya untuk menduplikat suatu dokumen. Sebuah perangkat di komputer yang mempunyai cara kinerja yang sama dengan mesin foto copy, yaitu scanner. Jadi Scanner adalah bentuk dari perangkat keras komputer yang digunakan untuk menduplikat gambar , teks kedalam bentuk digital. Scanner yang bisa menduplikat suatu objek yang dipakai dalam sensor cahaya. Sensor itu bisa mendeteksi bentuk dari tulisan yang ada pada gambar yang objek telah ada dalam scan yang kemudian dikirimkan ke komputer yang dibentuk di dalam digital. Scanner adalah salah satu perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menduplikat atau menyalin gambar atau teks kedalam bentuk digital. Scanner dapat menduplikat sebuah objek dengan menggunakan sebuah sensor cahaya. Sensor tersebut dapat mendeteksi sebuah tulisan atau gambar dari objek yang sudah discan lalu kirimkan ke komputer dalam bentuk digital.


Rabu, 13 November 2019

DASAR DESAIN GRAFIS BAB-3

BAB. 3

Menata prinsip-prinsip tata letak secara elektronik, antara lain : proporsi, irama, keseimbangan, kontras, kesatuan, dan harmoni dalam pembuatan desain grafis barang cetakan.

Mempelajari desain grafis bukan hanya sebatas mengenal unsur-unsur penyusunannya, melainkan juga harus mempelajari prinsip-prinsip yang memegang peran penting untuk mencapai keberhasilan sebuah desain dalam menyampaikan pesan. Prinsip-prinsip tata letak tersebut dapat digunakan sebagai panduan untuk mempermudah dalam membuat komposisi tata letak.

DASAR DESAIN GRAFIS BAB-2

BAB. 2

Menggabungkan fungsi, komponen dan model warna.

Sebagai bagian dari unsur tata letak, warna memegang peran sebagai sarana untuk lebih mempertegas dan memperkuat kesan atau tujuan dari sebuah karya desain grafis. Warna merupakan unsur yang sangat mudah memberikan dampak psikologis, sugesti dan suasana bagi yang melihatnya seperti rasa ceria, semangat, sedih, haru, atau marah. Maka dari itu sangat penting untuk mempelajari secara mendalam seluk beluk tentang warna.

AUTOCAD 2010 : Fungsi Draw dan Modify Toolbar

AutoCAD adalah perangkat lunak komputer CAD untuk menggambar 2 dimensi (2D) dan 3 dimensi (3D) yang dikembangkan oleh Autodesk. Keluarga pro...